Saturday, April 29, 2017

Kabinet Revolusi Mental Versus Kpk

Saya bukan ahli dalam berpolitik tapi politik bagi saya adalah seni ketika ada keragaman pendapat yang muncul,maka sebagai warga Negara saya memiliki hak untuk menuangkan pikiran saya dalam tulisan singkat ini.

Sebelum dilantik secara resmi menjadi presiden dan wakil presiden RI ke-7, pak Jokowi dan pak JK sudah membentuk tim transisi khusus untuk menyusun strategi pemerintahan yang baru agar berjalan  sesuai dengan rencana. Salah satu tugas tim transisi ini adalah menentukan nama-nama calon menteri. Wacana tentang calon menteri pada kabine tini pun hangat di perbincangkan pada media ketika calon menteri pada kabinet ini bersih dari kasus korupsi dengan melibatkan lembaga KPK dalam menentukan atau menyeleksi sang menteri.

Ada yang menarik dari proses penyeleksiancalonmenteri kali ini,ketika lembaga ini ikut terlibat dalam menyeleksi sang menteri sebelum duduk pada kursi kementerian. Pertanyaannya :Apakah KPK berhak menentukan siapa menteri yang pantas duduk pada kursi kementerian ataukah presiden Jokowi sendiri yang memiliki hak prerogatifnya untuk memilih siapa calon menterinya? Memilih atau menyeleksi calon menteri dengan melibatkan lembaga KPK adalah sah – sah saja karena sebagai mitra kerja kepemerintahan. Sebagai warga negara saya berfikiran bahwa menyeleksi atau memilih calon kementerian (walaupundiundurbeberapahari ) patut diapresiasi karena standar dan mutu serta kualitas menjadi titik tolak dari kerjasama ini dan revolusi mental yang menjadi motto perubahan pada kabinet ini menjadi syarat yang mutlak.

Dan juga bukan perkara yang mudah ketika kementerian pada kabinet ini mengulang kembali kasus korupsi sebagaimana telah terjadi pada kabinet pak SBY.Tentu revolusi mental akan berubah menjadi evolusi mental. Tentunya kita tidak ingin hal ini terulang lagi. Syarat (revolusi mental) inilah yang menjadi pertimbangan pak Jokowi-JK agar menterinyabenar-benar bekerja,bekerjadanbekerjaserta tunduk pada rakyat dan konstitusi. Sehingga revolusi mental benar-benar diterapkan serta yang menjadi catatan penting bahwa revolusi mental ini sudah ditunjukkan pak Jokowi mulai dari “dapurnya” sendiri. SelamatBekerja Pak JOKOWI-JK.

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Comments